Kontribusi Pendidikan terhadap Perekonomian

Belum lama ini, pada tahun 2015 tepatnya, pemerintah mengganti kebijakan dalam dunia pendidikan yang dulu berbunyi “Wajib Belajar 9 Tahun” menjadi “Wajib Belajar 12 Tahun”. Salah satu alasan dari kebijakan tersebut adalah karena pemerintah menginginkan anak bangsanya dapat memiliki pendidikan yang layak. Kebijakan ini juga menjadi langkah dasar pemerintah untuk mencapai tujuan bangsa yang terdapat pada pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yaitu, mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengapa? Karena masa depan bangsa hanya bertumpu pada tangan para penerusnya, agar tetap maju dan berkembang demi pembangunan yang berkelanjutan bagi sebuah Bangsa.

Pendidikan dasar merupakan bagian dari alat bagi kemajuan suatu bangsa tidak lagi Perkembangan ekonomi tidak hanya bergantung kepada SDA, dan IPTEK saja, melainkan juga kepada kualitas Sumber Daya Manusia yang dimilikinya. Sumber Daya Manusia yang baik bagi sebuah Negara adalah sumber daya yang terdidik, terlatih, serta yang memiliki integrtitas tinggi. Ketika sebuah Negara memiliki SDM yang berkualitas dan juga terfasilitasi dengan baik, maka Negara tersebut akan mampu dengan mudah mengatasi berbagai permasalahan yang ada, salah satunya permasalahan dalam bidang ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi dan pengangguran. Namun, apabila Negara hanya memiliki SDA dan juga teknologi yang canggih tanpa memiliki sumber daya manusia yang baik, maka Negara tersebut akan memiliki kesulitan dalam menghadapi masalah yang akan muncul, seperti kemiskinan, tingkat kriminalitas yang tinggi, dsb.  Oleh karena itu, untuk menciptakan SDM yang berkualitas, dibutuhkan adanya pendidikan dasar bagi sebuah Negara. Peranan pendidikan dalam menciptakan SDM yang berkualitas akan membantu Negara meningkatkan pertumbuhan ekonominya dan hal tersebut akan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan bagi sebuah bangsa.


Permasalahan pokok ekonomi dari sebuah Negara juga bisa terbantu dengan adanya SDM yang berkualitas, seperti pengangguran. Maraknya pengangguran di Indonesia kini semakin parah setelah munculnya kebijakan baru yaitu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang memicu terjadinya peningkatan pengangguran, dan berkurangnya lahan perkerjaan bagi Masyarakat Indonesia, karena SDM Indonesia yang tidak mampu bersaing dengan  SDM Negara lain. Oleh karena itu, menurut saya dikarenakan tingkat pengangguran Indonesia yang masih cukup tinggi, seharusnya pendidikan perlu ditingkatkan serta didistribusikan secara merata demi tercapainya pembangunan ekonomi yang sukses dan bermartabat. Hal itu dapat dibantu dengan pemerataan Bantuan Beasiswa atau Sekolah Gratis di seluruh daerah, hingga kepelosok, agar semua masyarakat Indonesia tidak memiliki alasan lagi untuk tidak menimba ilmu. 

Mazaya Faridhal - 155020307111039

Comments

Popular posts from this blog

Potensi Ekonomi Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat

Manfaat dan Dampak dari Maraknya Perkembangan E - Commerce #UASPerekonomianIndonesia

Perkembangan Industri di Indonesia #KT